Serba-Serbi Tips Sehat

Sakit “maag”

Anda sakit “maag” dan sebangsanya, yang dirasakan sebagai rasa perih, atau rasa penuh, mual…

Jangan buru-buru minum antasida dan sediaan semacam Ranitidin yang menetralkan asam lambung, sebab belum tentu penyebabnya kelebihan asam lambung. 50% justru karena kurangnya enzym pencernaan serta “malas”nya usus bergerak. Obat maag yang biasa, memperberat keadaan begini.

Minumlah lebih dahulu preparat yang mengandung Sucralfat, 2 jam sesudah makan atau 1 jam sebelum makan, tablet harus dikunyah, atau pakai bentuk suspensinya. Sucralfat melapisi dinding dalam lambung dan usus dan tak berpengaruh atas gerak usus atau asam lambung. contoh sucralfat misalnya Ulcumaag, Ulsidex.

Jika gejalanya lebih kearah “neg” atau mual dan kembung, penuh, pakailah preparat Metoclopramide atau Domperidone, ½ jam sebelum makan, agar usus dimobilisasikan. Tambahkan preparat enzym pencernaan sesudah makan, disusul Sucralfat 2 jam sesudah makan. contoh metoclopramide misalnya Primperan.

Pisang dapat membantu perbaikan gerak usus dan melindungi dinding lambung/usus, seperti halnya sucralfat.

Gejala itu juga bisa disebabkan gangguan sistem empedu. Secara tradisional, minumlah temulawak, sesudah makan. Makan putren (jagung muda) juga membantu luruhnya batu empedu jika kebetulan ada batu empedu, tapi harus diberikan sering dan jangka panjang. Buat menjadi lauk harian selama 3 bulan.

60% dari gangguan “maag” semacam itu ternyata disebabkan oleh stres, terutama tipe “nelangsa” dan “dendam”.

Jadi, cobalah lakukan meditasi, nafas panjang dan lambat, sambil melakukan self refleksi dan memasang (mind-set) untuk “nerima” atau “masa  bodoh”, kemudian secara positif mulai belajar “menikmati hidup” serta mensyukuri apapun keadaan anda sekarang.

Jika masih tidak menolong, jangan enggan konsultasikan ke dokter sebab anda masih membutuhkan tambahan obat jenis Rebamipide (Mucosta), kalau perlu malah antibiotika yang khusus untuk menangkal radang perut karena kuman tertentu. Jangan kuatir, kasus sampai begitu jauh hanya sekitar 1-2% saja.

Penularan virus radang lambung bisa lewat pegangan pintu, itu yang menyebabkan semacam wabah di restoran dan kapal pesiar. Sayang jenis virus ini tidak mati oleh cairan sanitizer yang berisi alkohol. Cuci tangan dan sabun adalah yang terbaik. Jadi, lain kali jika makan di restoran atau kapal pesiar, cuci tangan dengan sabun sebelum makan dan sesudahnya jangan memegang pegangan pintu. Biar petugas ruang makan membukakannya untuk anda.

 

Gizi

Rajanya buah dan sayur ternyata adalah brokoli, pisang, jeruk, berries, tomat. Sayang riset ini tidak dilakukan untuk kondisi Indonesia, yang sayur dan buahnya jauh lebih kaya…

Jika anda makan brokoli, batang brokoli harus ikut dimakan (setelah kulit terluarnya dikupas) sebab justru dalam batang itulah terdapat banyak komponen yang sangat baik bagi badan.

Jika anda makan apel, kupas kulitnya sebab apel terutama impor, selalu berlapiskan semacam lilin, tidak baik dimakan.

Ikan termasuk makanan unggul, sayangnya hanya jika tidak digoreng atau dibakar (padahal itu yang paling enak dan paling mudah). Sajian ikan terbaik adalah dengan perebusan saja (kuah), yang suhunya tidak mencapai 120 Celcius.

 

Makanan Sehat

Daging dan ikan mentah begitu keluar dari toko (pendingin) akan segera menjadi media tumbuh kuman, yang bukan saja mengganggu kesehatan tapi juga merusak rasa serta bau.

Karena itu, begitu anda menerima daging dan ikan mentah, segera balur merata dengan air perasan jeruk nipis, lemon atau jika tak ada, pakailah larutan cuka. Asam mencegah pertumbuhan kuman. Setelah itu segera masukkan almari es.

Bau amis pada daging / ikan disebabkan pertumbuhan kuman yang akan hilang oleh suasana asam tadi.

Seberapa aman daging direbus? Jika terlalu panas daging akan gosong walau tak nampak, dan merusak cholesterol menjadi cholesterol rusak yang berbahaya. Tapi kurang panas tidak membunuh kuman. Belilah termometer daging. Suhu di kedalaman daging setinggi 72 Celcius sudah memadai untuk membunuh kuman.

 

Sayuran. Cucilah sayuran sebelum dipotong. Luka potongan pada sayur mudah kemasukan air dan kuman. Cuci bersih kemudian keringkan dengan “spinner” kalau ada. Kalau tidak, keringkan dengan kertas pengisap yang khusus, lalu bungkus dengan kertas koran yang bersih, masukkan wadah kedap udara, simpan dalam almari es. Jika kertas koran jadi basah, segera ganti dengan yang kering.

 

Thirdhand smokers

Kita sudah terbiasa mendengar secondhand smokers, atau perokok pasif: mereka yang tidak merokok tapi berada dekat perokok, sehingga asap rokoknya ikut terhisap kita. Resiko kesehatan bagi secondhand smokers lebih  besar ketimbang perokoknya sendiri sebab asap rokok yang dihisap tidak melalui filter.

Nah, kini ternyata ada lagi, thirdhand smokers, yang juga tak kalah berisiko: asap rokok yang bertebaran dalam sebuah ruang akan mengendap di dinding ruang itu. Ini adalah endapan residu toksis terutama dari kelompok timbal, sianida, arsenik. Endapan ini bisa melekat di semua permukaan: dinding yang dicat tembok atau wallpaper, pelapis ruang dalam mobil, kendaraan umum, kereta api, wc dan lain-lain, selama berbulan-bulan jika tidak dibersihkan dengan detergen. Ketika endapan terpapar gas-gas kelompok nitrit dan nitrat, yang adalah polutan gas yang terbanyak dalam udara sekitar kita, mereka akan terlarut dan ikut terhisap dalam pernafasan kita, lalu mengendap di paru-paru sebagai endapan yang merusak selaput paru yang tipis dan peka itu, atau didistribusikan ke seluruh tubuh sebagai zat yang karsinogen, memicu berbagai kanker.

Maka jika tamu anda merokok di ruang tamu anda, menjelang pulangnya disarankan sebelum ia pulang untuk mencuci seluruh permukaan dinding dan lantai di mana ia ada dengan detergen.

Repot benar ya!

Polutan kelompok nitrit dan nitrat itu  berasal dari asap rokok itu sendiri, sisa gas buangan asap mesin (mobil, motor), juga asap dari pembakaran sampah dan asap dari dapur.

 

Jamur kuku

Rendamlah kaki/tangan yang menderita jamur kuku dalam larutan 1:1 Listerine dengan cuka putih, seminggu dua kali, tapi anda harus telaten sebab sering dibutuhkan waktu sampai 1 tahun sebelum jamur pada rontok.

(catatan, saya bukan agen Listerine yang sedang tugas promosi loo!)

 

RD July 2011

 

(Share dari temen saya: pak Gunawan, untuk jamur kuku)

Pakai krim Miconazol. Gunakan cungkil gigi (toothpick) dari tipe bambu yang runcing. Kalau perlu runcingkan lagi sedikit, maksudnya agar dapat menyelinap di antara celah kuku dengan tepi jari. Oleskan Miconazol memakai ujung toohpick tadi, upayakan dapat dipaksakan masuk di antara celah kuku dengan ujung jari. Di situlah jamur bersembunyi, yang jika cuma dioles di luar tidak bisa masuk. Lakukan sesering mungkin, sampai sekita 1 bulan, terus-menerus, walau tampaknya sudah sembuh. Kecuali itu, jaga agar tempat itu kering; kalau habis cuci, segera keringkan, kalau perlu menggunakan hair dryer atau hot air blower (trims pak Gunawan!)

 

Incoming search terms:

No related posts.

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>