Cara Kaya di masa pensiun ala Warren Buffet dan Albert Enstein

 

Cara Kaya di masa pensiun ala Warren Buffet dan Albert Enstein dengan memanfaatkan reksadana unit link.

Menurut data, hanya sedikit orang yang pernah benar-benar memikirkan bagaimana masa tuanya.  Sebenarnya mungkin semua orang sempat terpikir, tapi karena tidak tahu bagaimana caranya, maka akhirnya kebanyakan orang mengambil sikap “gimana nanti deh”.

Tapi seharusnya masa tua harus benar-benar direncanakan, seperti yang kita tahu, bahkan apa yang kita rencakanpun belum tentu selalu terjadi sesuai yang diharapkan, apalagi jika tidak direncanakan. Tentunya hasilnya akan melenceng semakin jauh.

Banyak cara untuk menjadi kaya di masa tua, diantaranya adalah punya usaha yang besar atau dengan investasi di saham. Salah satu orang yang berhasil kaya raya dari saham adalah Warrent Buffet yang merupakan orang kaya no. 3 di dunia. Dan ternyata Warrent Buffet, menurut saya, memanfaatkan keajaiban dunia ke 8 menurut Albert Einsten, yaitu bunga berbunga. Caranya adalah membiarkan waktu untuk menjadi mesin uang kita. Warrent Buffer mulai investasi di saham sejak umur 11 tahun dan membiarkan waktu untuk menghasilkan bunga-berbungan pada hasil investasinya.

Bagaimana caranya agar masa pensiun kebutuhan kita bisa terpenuhi bahkan mungkin berlebih? Mula-mula, untuk merencanakan kaya di masa pensiun, tahap pertama yang perlu kita ketahui adalah berapa biaya bulanan yang kita harapkan saat kita pensiun nanti. Karena kekayaan adalah relatif bagi tiap orang. Nah, agar mudah,  sekedar untuk contoh. Misalnya saja dalam satu bulan kita perlu biaya hidup minimal 2.5 juta. Dengan asumsi pensiun mulai umur 60th dan masa hidup s/d 90th. Maka akan kita akan perlu biaya untuk biaya hidup Rp. 2.5jt selama 90-60= 30 tahun. Jadi kita perlu dana untuk masa pensiun kita sebesar 2.5jt/bulan selama 30 tahun = 2.5x12x30=900 juta.

Nah darimana kita bisa memiliki dana sebesar itu saat kita pensiun nanti? Jika kita menabung secara normal dari umur 30 tahun s/d 60 tahun, misalnya sebulan Rp. 260rb kita sisihkan, maka akan didapatkan tabungan untuk masa pensiun sebesar 260rbx12bulanx30th = 93.6 juta. Nilai yang masih jauh dibanding target. Selain itu dengan tabungan di deposito yang bunga per tahunnya hanya 6%, sedangkan inflasi pun berkisar di 7%-10%, maka boleh dikata, nilai uang kita tidak akan berubah banyak alias tetap atau malah mungkin akan berkurang.

Nah bagaimana memecahkan masalah di atas? Jawabannya adalah dengan melakukan tabungan pada instrument investasi yang hasilnya melebihi dari angka inflasi, dari simulasi yang telah kami buat, dengan hanya menyisihkan Rp. 260rb/bulan sampai dengan usia pensiun (60th), maka hasil investasinya akan mencapai sekitar 900 juta, nah kalau ingin hasilnya 1.8M, ya nilai investasi per bulannya tinggal dikalikan dua saja, mau 3x lipat? ya tinggal investasi per bulannya dikalikan 3 saja, begitu seterusnya, ini dengan asumsi kondisi ekonomi tetap normal.

Ada juga teknik lain yang bisa membuat lebih cepat lagi. yaitu dengan memberikan sejumlah nilai pada investasi awal untuk meningkatkan efek bola salju dari proyek bunga berbunga ini.

Ditambah lagi ada cara yang dapat memproteksi investasi Anda, yaitu jika sampai terjadi cacat total akibat kecelakaan, maka tabungan Anda akan diteruskan oleh perusahaan investasinya. Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut, silahkan hubungi saya di 0812 98 793976 atau email saya di djoko.say2[at]gmail.com  untuk perencanaan dana pensiun Anda. Kami berafiliasi dengan unit link Avrist  yang telah 35th bergerak di Indonesia.

 

Albert Einstein – 8th wonder of the world
 
Albert Einstein was once asked what he thought was the greatest of mankind’s discovery. His answer was: “compound interest” a.k.a “power of duplication” a.k.a “scalability”. This is a very powerful theory that requires patience and discipline. If one was to follow this theory in managing his wealth, he shall receive tremendous reward after a certain time frame.
 
It’s just like $1000 compound interest of 10% per month, after

•1 year: 3.138
•2 year: 9.849
•3 year: 30.912 – see the growth
•4 year: 97.017 – triple!
•5 year: 304.481 – triple again!

 

•This is how powerful compound interest is.

 
 

Incoming search terms:

Cara Merencanaan Dana Pendidikan Anak

Tahukah Anda bahwa menurut data statistik, biaya pendidikan terus meningkat dari tahun ke tahun. Menurut data, biaya pendidikan di beberapa universitas besar (Trisakti, Unpar dll) di Indonesia naik sebesar 12,5% per tahunnya. Di tahun 2007, biaya pendidikan di universitas Indonesia selama 4 tahun kurang lebih 154 juta. Ini belum termasuk biaya hidup seperti biaya kost, makan, transportasi dll.

Jika rata-rata kenaikan biayanya adalah 12.5%/tahun, maka diperikirakan di tahun 2012  biaya yang diperlukan menjadi 277 juta, sedangkan di 2017 menjadi 500 juta. Sehingga sudah layaknya jika anda saat ini memiliki anak yang masih kecil, sebaiknya mulai dipikirkan bagaimana biaya pendidikannya nanti.

Melalui skema perencanaan dana pendidikan yang kami buat, maka jika saat ini Anda memiliki anak berusia 5th dan anda sudah mulai mengalokasikan Rp. 500rb/bulan, maka saat anak berusia 20 tahun, akan tersedia dana kurang lebih sebesar 265juta yang dapat dialokasikan untuk biaya kuliah anak. Ditambah lagi, jika sampai terjadi sakit kritis yang menyebabkan kepala keluarga tidak dapat melanjutkan menabung, maka biaya menabung akan dilanjutkan oleh perusahaan asuransi.

Hubungi kami untuk mengetahui lebih lanjut produk kami ini di 0812 98 793976. Kami berafiliasi dengan asuransi Avrist yang telah 35th bergerak dalam bidang asuransi di Indonesia.

Untuk asuransi kesehatan dan dana pensiun karyawan, klik disini: Asuransi karyawan

Incoming search terms:

Asuransi Kesehatan Gratis

Banyak orang yang umumnya merasa bahwa asuransi adalah tindakan yang membuang uang tanpa hasil yang nyata. Tapi semakin mahalnya biaya berobat dan rumah sakit, (saat ini biaya kamar rumah sakit untuk siingle, bisa Rp. 500rb/hari, belum lagi biaya dokter, pembedahan yang bisa puluhan sampai ratusan juta, obat, laboratorium, terapi dll) makin banyak orang yang makin sadar akan pentingnya berasuransi. Dan mulai timbulnya asuransi yang dikaitkan dengan investasi, membuat banya orang malah mendapatkan keuntungan dengan ikut asuransi. Asuransi yang saya maksud disini adalah asuransi kesehatan. Keuntungannya diantaranya adalah:

  1. Karena prinsip asuransi adalah seperti arisan, dimana resiko dibagi oleh sedemikian banyak orang, maka biaya asuransi jauh lebih kecil dari manfaat yang diperoleh. Misalnya hanya dengan premi Rp. 300rb/bulan, seseorang dapat mendapatkan manfaat kamar rumah sakit s/d 45 juta, ICU 30 juta, biaya kamar operasi, obat, fisioterapi dll s/d 6juta, pembedahan sd/ 12.5jt, konsultasi dokter sebelum rawat inap 15.5jtjt, saat rawat inap 22.5jt, sesudah rawat inap, rawat jalan 1jt. Jika terjadi penyakit kritis akan diberi uang Rp. 30jt, jika terjadi kecelakaan yang mengakibatkan cacat akan diberikan Rp. 30juta, jika terjadi musibah sampai meninggal juga mendapatkan Rp. 30juta
  2. jika terjadi penyakit kritis atau kecelakaan yang mengakibatkan anda tidak bisa meneruskan membayar premi, maka premi akan terus dibayarkan oleh perusahaan asuransi jiwa, artinya anda akan mendapatkan asuransi gratis
  3. Bahkan jika kondisi ekonomi tetap stabil, maka di usia pensiun (umur 55), semua biaya yang sudah anda keluarkan akan dikembalikan berikut hasil investasinya yang diperkirakan bisa sampai dengan 265 juta yaitu sebesar 205% atau bahkan lebih. Yang artinya bukan saja asuransi anda menjadi gratis, bahkan menghasilkan keuntungan yang cukup besar.

 

Demikian salah satu contoh keuntungan dari berasuransi kesehatan di masa kini yang memang produknya telah berevolusi dibandingkan jenis asuransi di masa lalu, jika Anda ingin tahu lebih lanjut, silahkan hubungi saya di 0812 98 793976 Kami berafiliasi dengan asuransi Avrist yang telah 35th bergerak dalam bidang asuransi di Indonesia.

Untuk asuransi kesehatan dan dana pensiun karyawan, klik disini: Asuransi karyawan

 

 

Incoming search terms: