Terapi Pemimpin



Pemimpin (pribadi) yang tak mampu merespon krisis akan menjadi pribadi yang negatif, paranoid, agresif atau depresif.

Kalau sudah begitu, disarankan ikuti Terapi Pemimpin.

Apa tandanya kita sudah memerlukan Terapi Pemimpin?

1) sudah (merasa) kerja keras tapi ternyata tidak efektif

2) tidak menyadari cara yang ditempuh menyakiti / merugikan orang lain; pemimpin sejati menentang penghalalan segala cara tapi berpegang teguh pada moralitas.

3) hidup dalam suasana tegang: takut  gagal tapi juga gamang sukses sebab di belakang keduanya selalu ada beban tanggung jawab.

4) menilai diri berlebihan tanpa kompetensi memadai; mabuk kedudukan dan kekuasaan.

5) cenderung memusuhi mereka yang berprestasi lebih, sampai tega menyabot dan merusaknya; cenderung “sak madyo bae” (mediocre).

6) makin sering menjadi kritikus yang kasar, menyalahkan orang lain, mencari kambing hitam

7) nuansa di atas ternyata menular dan makin meluas.

 

Inti Terapi Kepemimpinan:

1) membentuk “core belief” (keyakinan yang terdalam) yang positif; bukan asal menampakkan positif, tapi memang  berasal dari dalam dirinya.

2) totalitas diri: membentuk diri menjadi insan yang memang kompeten dan siap kerja keras.

3) menuju ke “menjadi pemimpin” bukan “pemimpin karena dijadikan”: membentuk integritas dan penghargaan diri yang memang bisa diteladani

4) memberi yang terbaik, bukan menuntut yang terbaik.

5) siap mengeset ulang nilai-nilai agar terbebas dari kontaminasi lingkungan yang busuk dan menjadikannya core belief (keyakinan diri) yang kuat.

 

Disarikan dari Kompas, 2009, Rhenald Kasali

Incoming search terms:

Obesitas Melanda Dunia


Bagaimana tanggapan unik berbagai negara untuk mengatasinya.

(Sayang Indonesia tak termasuk yang disurvei, hanya disinggung sedikit di bawah nanti)

 

Prosentase masyarakat (perempuan) yang punya program penurunan berat: tiga besar: Finlandia (83%), Belanda (73%), Australia & USA (72%).

tiga terbawah: Rusia (33%), Hungaria (24), India (21).

Kaum wanita negara yang mengakui stres karena kegemukan dan karenanya punya tekad kuat dengan program penurunan berat badan: tiga besar: Brazil (83%), India (68%), USA (62%). tiga terbawah: Mexico (38%), Rusia (36%), Hungaria (28%).

 

Negara di mana kaum wanita menghendaki suami mereka yang gemuk mempunyai program menurunkan berat: USA (51%);

yang suaminya ingin istri mempunyai program menurunkan berat: India (48%), USA (47%).

 

Negara yang masyarakatnya (mayoritas kaum wanitanya) punya program menurunkan berat melalui obat-obatan dan suplemen makanan: China (48%), Brazil (30%), Rusia (24%); walaupun mereka mengakui, penurunan berat lewat obat-obatan dan suplemen makanan itu sangat beresiko; mereka memakainya karena ‘lebih mudah’ sebagai jalan pintas.

 

Remaja yang mengalami kegemukan, tiga besar: India (44%), China (34%), Mexico (27%). Tiga terbawah: Finland (13%), Prancis (9%), Hungaria (6%).

 

Masyarakat negara yang dianggap paling berhasil dengan program menurunkan berat: Mexico (93% melalui kontrol makan, 86% melalui program fisik).

 

Negara yang mempertimbangkan berat badan ideal sebagai tolok ukur diterima di pekerjaan: India (67%), Jerman dan Filipina (52%), USA (41%).

 

Upaya unik di beberapa negara

 

Thailand: menambahkan bumbu merica pada makanan; ternyata merica menaikkan metabolisme sehingga memperkecil pengubahan kalori menjadi lemak. Merica (bukan cabai) cenderung membuat orang makan lebih lambat dan lebih mudah terasa kenyang.

United Kingdom (Inggris Raya): memperkecil porsi makan: semua rumah makan diinstruksikan memperkecil standar porsi.

Brazil: mengganti gandum dengan nasi dan ‘bean’ (polong-polongan). Bean mengenyangkan tapi kurang menggemukkan.

Indonesia: beberapa orang memakai kesempatan bulan puasa untuk menurunkan berat. Tapi harus dijaga juga agar tidak terkena efek sampingnya: pertama, berbuka puasa (yang umumnya) dengan manis-manis memperberat kondisi kegemukan, plus bisa memicu munculnya diabetes mellitus (kencing manis); kedua, usai bulan puasa secara tak sadar ‘mengejar ketertinggalan’ dengan menambah porsi sehingga bahkan bertambah gemuk; ketiga, puasa yang menurunkan berat adalah puasa energi / kalori (makan) tapi seharusnya dengan ekstra minum (yang tak diperbolehkan), sebab detoksikasi yang esensial dalam upaya pelarutan lemak tubuh baru terjadi dalam suasana air yang cukup dalam tubuh; artinya cukup minum secara merata.

Polandia: membiasakan makan di rumah sebab kontrol menu bisa lebih baik. Menghindari fast food yang kalorinya sulit dikontrol.

Jerman: membudayakan makan pagi banyak, makan malam sedikit.

Belanda: mendorong masyarakat naik sepeda sebagai kegiatan rutin harian, termasuk berangkat dan pulang kerja (bukan sekadar kegiatan rekreasi sewaktu). Juga mendorong makan ikan air: omega-3 dari ikan mengurangi pelepasan hormon kortisol yang memicu penumpukan lemak di perut. Ikan dapat dimakan sebagai snack berupa ikan mentah yang dicelup cuka.

Prancis: membudayakan makan sembari ngobrol; ngobrolnya lebih utama ketimbang makannya, akibatnya makan cuma sedikit (cepat kenyang). Memperkenalkan budaya ‘konferensi meja makan’ dalam keluarga (sekalipun keluarga hanya berisi suami dan istri) yang intinya makan sembari ngobrol.

Swis: mengganti karbohidrat makanan utama (gandum dan nasi) dengan oats yang kaya serat dan miskin kalori.

Rusia: mendorong lebih banyak vegetarian (menu utama sayur dan buah)

Malaysia: memperkaya bumbu kunyit yang terbukti pelarut lemak yang bermakna

Finland: mendorong olah raga jalan cepat dengan kedua tangan memakai sepasang tongkat jalan yang beratnya dapat diprogram (membakar kalori dari aktivitas tungkai plus lengan) –dikenal dengan ‘Nordic’.

Afrika Selatan: memperbanyak minum teh rooibos (sejenis teh hijau yang sudah punya nuansa manis sehingga tidak memakai gula); rooibos dan teh hijau juga melambatkan penyerapan lemak.

Hungaria: mendorong snack bahan sayur dan buah: mentimun, kubis (terutama yang berwarna), tomat, celery, bell pepper, paprika, brokoli dan batang brokoli, bean (polong-polongan). Dimakan dengan dicelup cairan mengandung cuka, seperti mayonaise dan beberapa dressing salad tertentu. Asam cuka membantu mengurangi pembentukan lemak, menurunkan tensi dan kadar gula darah.

Norwegia: mendorong hiking sekeluarga seminggu sekali (bukan duduk-duduk santai sambil makan); sama dengan Finland, dengan gaya ‘Nordic’ (memakai sepasang tongkat jalan)

India: mendorong yoga secara terprogram; yoga mengharuskan perut dalam kondisi kosong; yoga sangat memperkuat tekad untuk tekun mengikuti program penurunan berat badan.

Jepang: tidur malam 7 jam, nap (tidur siang) 1 jam. Cukup tidur akan mengisyaratkan badan agar tidak menimbun lemak berlebihan. Kurang tidur melepaskan hormon ghrelin yang memicu rasa lapar, cukup tidur melepaskan hormon leptin yang menyebabkan rasa kenyang.

Mexico: makan malam minim, makan pagi secukupnya, makan siang banyak. Kenyataan menunjukkan makan malam minim menyebabkan makan pagi berlebihan, maka harus dikendalikan. (agak beda dengan gaya Jerman).

Korea, Singapore: membudayakan gosok gigi setiap usai makan, terutama dengan pasta gigi mengandung ‘mint’; menurunkan rangsangan makan (lagi).

 

Last but not least

Sebuah perusahaan pakaian mempopulerkan sebuah ‘vest’ (blazer, rompi) yang unik, dibuat punya ventilasi baik, dari bahan yang menyerap keringat dan dengan disain cantik/gagah, yang punya beberapa kantong khusus untuk diisi dengan lempengan stainless dengan berbagai berat, mulai dari total berat ½ kg sampai total berat 5 kg. Konon dijamin, jika anda jogging atau jalan cepat/aerobik secara teratur/terprogram mengenakan rompi ini, menolong pemadatan tulang dan menurunkan berat badan secara efektif. Hubungi: nykny.com

 

Reader’s Digest, Feb 2010

Joe Kita: The Weight of the World

Incoming search terms:

More This, Less That


 

Tips hidup sehat: apa yang perlu diubah dari kebiasaan sehat agar betul-betul jadi sehat.

Ada beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian dan modifikasi atas perilaku hidup sehat selama ini:

 

1) Jalan cepat, bukan jogging / lari. Terutama bagi mereka yang di atas usia 50 tahun.

Jogging dan lari dapat menyebabkan bertambah parahnya kerusakan pada sendi lutut. Jalan cepat lebih aman. Langkah pendek-pendek tapi cepat lebih baik ketimbang langkah panjang-panjang.

Supaya jalan cepat menhasilkan nilai aerobik, jalanlah sambil membawa beban. Yang terbaik adalah dengan menggunakan sepasang tongkat berjalan yang dapat diatur beratnya. Pergerakan lengan yang membawa tongkat yang berbeban meningkatkan kerja jantung sehingga dapat dicapai nadi aerobik. Bagaimana dengan jalan cepat sambil membawa beban biasa? Ya, bisa juga tapi anda akan cepat merasakan kelelahan di lengan anda. Dengan tongkat jalan, walau berbeban, setiap satu ayunan, tongkat akan bertumpu di jalan, lengan anda terbebas sesaat dari pembebanan, mengurangi kelelahan yang tidak perlu. Ini adalah jalan cepat dengan gaya Nordic: saat tongkat sedang menumpu di lantai, lengan anda ikut menekan ke bawah, seolah hendak mendorong anda lebih maju (seolah sedang ‘main ski’). Anda boleh dikatakan mencapai aerobik jika merasakan nafas anda tersengal-sengal, “tidak bisa untuk bernyanyi tapi masih bisa untuk  bicara”.

 

2) Ikan air. Ya. Ikan air, baik air laut maupun air tawar adalah makanan terbaik, sumber omega-3 alami yang esensial untuk kesehatan jantung dan syaraf / otak. Tapi jangan sekali-kali menggorengnya. Minyak goreng merusak dan menurunkan nilai gizi ikan. Lagipula semua minyak beresiko negatif terhadap kesehatan jantung dan pembuluh darah. Ikan yang memberikan gizi terbaik adalah yang dimasak dengan kuah, dan ketika dihidangkan kuahnya ikut disantap.

Bagaimana dengan ikan bakar? hati-hati, banyak restoran menyajikan ikan bakar tapi sebenarnya sebelumnya ikan itu telah digoreng setengah matang. Ikan bakar juga beresiko “gosong” dan potensial memicu kanker.

 

3) Cahaya di kamar tidur. Riset memastikan bahwa tidur paling sehat adalah dalam keadaan gelap total. Cahaya sedikit saja, bahkan cahaya tak langsung dari luar pun dapat mengganggu keseimbangan hormon waktu tidur. Otak akan menengarai cahaya lemah itu sebagai keadaan senja, sehingga hormon tidur tidak optimal. Akibatnya anda tidak akan memperoleh manfaat optimal dari tidur malam anda.

Bagaimana dengan tidur siang? Tidur siang dimaksudkan bukan sebagai “tidur” melainkan upaya mengurai dan menyusun kembali interkoneksi jaringan syaraf, seolah untuk dapat melakukan “refresh” atau “defragmenting” atau “debugging” (dalam bahasa komputernya), jadi memang tidak untuk memanfaatkan hormon tidur.

 

4) Makan sambil bekerja di komputer, atau sambil membaca, atau main games.

Jangan lakukan ini. Ketika anda makan, sistem pencernaan anda menghendaki otak dalam kondisi relax, bukan sedang berfokus secara intens seperti kerja di komputer, atau games atau bahkan membaca. Satu-satunya yang boleh dilakukan (atau bahkan dianjurkan) adalah bercakap-cakap santai dengan keluarga atau sahabat saat makan. Dan bukan berdiskusi masalah berat. Pengalih perhatian seperti itu menyebabkan sistem pencernaan anda lebih aktif mengubah makanan menjadi lemak, bukan energi yang langsung dibakar. Akibatnya anda akan mudah jadi gemuk.

Karen Ravn, Reader’s Digest, March 2011

 

Incoming search terms:

Health and Happiness


 

Kunci untuk membuka pintu menuju kebahagiaan.

1) Komitmen

Komitmen adalah keterlibatan yang disertai tekad untuk bertanggung jawab dengan menyingkirkan pementingan diri.

Ketika seseorang mampu berkomitmen ia akan menjadikan dirinya seorang yang punya makna. Inilah kunci kebahagiaan itu. Seseorang yang tidak mau (mampu) bertanggung jawab, pada hakekatnya adalah seorang yang egois, ia tak akan mampu meraih kebahagiaan itu.

Komitmen contohnya ada pada hidup pernikahan; juga pada hubungan persahabatan yang sejati; serta ketika seseorang menerima sebuah pekerjaan.

2) Perhatian kepada hal-hal kecil dan mensyukurinya

Kebahagiaan dipupuk oleh perhatian anda kepada hal-hal kecil di sekeliling anda dan bagaimana dengan hati yang terbuka mampu mensyukurinya.

3) Kemampuan bertahan

Dunia ini memang penuh ketidak adilan, kejutan yang negatif, masalah yang menyergap. Jadi, tetaplah bertahan tanpa mengeluh apalagi sampai tenggelam. Percayalah, pada waktunya semuanya akan  berakhir baik-baik saja.

3) Kehidupan Spiritual

pelihara kehidupan spiritual anda dengan sungguh-sungguh. Keajaiban masih sering terjadi masa ini. Melalui kehidupan spiritual yang seriuslah anda mampu menuai kedamaian batin.

4) Kehidupan Bermasyarakat

pelihara kehidupan bermasyarakat secara tulus. Adanya perasaan ‘saling’ pada saat hidup bermasyarakat memberikan diri anda terasa punya makna.

5) Bermurah hatilah

Kebahagiaan muncul pada saat tangan anda terbuka untuk memberi, bukan saat menerima. Kebahagiaan saat menerima hanya sesaat saja, kebahagiaan saat memberi bertahan lama sebab menyangkut diri anda yang paling dalam. Kemurahan hati hanya bisa muncul dari kebajikan hati yang terdalam, bukan polesan dari kepura-puraan.

6) Pupuklah kebahagiaan dari ‘pengalaman’, bukan pada materi Ketimbang merasa bahagia karena punya mobil baru, rasakanlah sukacita saat bepergiannya (dengan menggunakan mobil itu).

Ketika anda punya kesempatan berwisata, pusatkan kesukaan anda pada pengalaman berwisata itu, bukan pada benda-benda yang anda dapatkan dari wisata itu.

Daniel Gilbert, Reader’s Digest, Feb 2010

 

 

 

Incoming search terms:

Masalah dgn tetangga

Pada saat itu ada seorang petani mempunyai seorang tetangga yg berprofesi sebagai pemburu dan mempunyai anjing” yg galak & kurang terlatih.

Anjing” itu sering melompati pagar dan mengejar domba” petani.

Petani itu meminta tetangganya utk menjaga anjing”nya, ttp  ia tdk mau peduli. Suatu hr  anjing” itu melompati pagar dan menyerang bbrp kambing sehingga  terluka parah.

Petani itu merasa tak sabar, lalu memutuskan pergi ke kota utk berkonsultasi pd seorang hakim. Hakim itu  mendengarkan cerita petani itu dgn hati-hati dan berkata, “Saya bisa saja menghukum pemburu itu dan memerintahkan dia untuk merantai & mengurung anjing”nya.

Tetapi Anda akan kehilangan seorang teman dan mendapatkan seorang musuh. Mana yg anda inginkan, teman / musuh yg jadi tetanggamu?” Petani itu menjawab bahwa ia lebih suka mempunyai seorang teman.

 

“Baik, saya akan menawari Anda sebuah solusi yang mana Anda dapat manjaga domba” Anda supaya tetap aman dan ini akan membuat  tetangga Anda tetap sebagai teman”. Mendengar solusi pak hakim, petani itu setuju.

 

Ketika sampai di rumah, petani itu segera melaksanakan solusi pak hakim. Dia mengambil tiga domba terbaiknya dan menghadiahkannya kepada tiga anak tetangganya itu, yang mana mrk menerima dengan sukacita dan mulai bermain dengan domba-domba tersebut.

Untuk menjaga mainan baru anak”nya, si pemburu itu mengkerangkeng anjing pemburunya. Sejak saat itu anjing” itu tidak pernah mengganggu domba” pak tani.

Di samping rasa terimakasihnya kepada kedermawanan petani kepada anak”nya, pemburu itu sering membagi hasil buruan kepada petani.

Sebagai balasannya petani mengirimkan daging domba dan keju buatannya. Dalam waktu singkat tetangga itu menjadi teman yang baik.

 

Sebuah ungkapan Tiongkok Kuno mengatakan, “Cara Terbaik untuk  mengalahkan  dan mempengaruhi  orang adalah dengan kebajikan dan belas kasih.”

Incoming search terms: